Cara Kerja Pemasaran Pesan Suara
Pemasaran pesan suara melibatkan pembuatan dan pengiriman pesan audio kepada audiens target Anda. Ada berbagai cara untuk melakukannya. Mari kita bahas beberapa metode utamanya.
Pesan Suara Otomatis
Salah satu cara umum untuk menggunakan pemasaran pesan suara adalah melalui sistem otomatis. Sebuah bisnis merekam pesan, lalu program perangkat lunak secara otomatis menghubungi nomor telepon dan memutar rekaman tersebut ketika seseorang menjawab. Ini dapat digunakan untuk hal-hal seperti pengingat janji temu, notifikasi data telemarketing pengiriman, atau bahkan penawaran promosi. Misalnya, kantor dokter mungkin menggunakan pesan suara otomatis untuk mengingatkan pasien tentang janji temu mereka yang akan datang. Oleh karena itu, pesan suara otomatis dapat menjadi cara yang efisien untuk menjangkau banyak orang dengan informasi penting. Selain itu, sistem ini seringkali dapat melacak siapa yang menerima dan mendengarkan pesan tersebut.
Pengiriman Pesan Suara Tanpa Dering
Teknik lain disebut pengiriman pesan suara tanpa dering. Dengan metode ini, pesan suara dikirim langsung ke pesan suara seseorang tanpa telepon mereka berdering. Ini bisa jadi kurang mengganggu dibandingkan panggilan telepon. Bisnis dapat menggunakan ini untuk meninggalkan pembaruan singkat atau penawaran khusus tanpa mengganggu orang. Misalnya, agen real estat mungkin mengirimkan pesan suara tanpa dering kepada calon pembeli tentang daftar properti baru. Akibatnya, pengiriman pesan suara tanpa dering dapat menjadi cara yang halus untuk menyampaikan informasi. Namun, penting untuk menggunakan metode ini secara etis dan memastikan Anda memiliki hak untuk menghubungi orang dengan cara ini.

Catatan Suara Melalui Aplikasi
Banyak aplikasi perpesanan sekarang memungkinkan pengguna untuk mengirim catatan suara. Bisnis terkadang dapat memanfaatkan fitur-fitur ini untuk terhubung dengan pelanggan, terutama jika mereka memiliki kehadiran yang kuat di platform tertentu. Misalnya, tim layanan pelanggan dapat menanggapi pertanyaan dengan pesan suara, alih-alih pesan teks yang panjang. Hal ini dapat terasa lebih personal dan efisien. Oleh karena itu, penggunaan pesan suara melalui aplikasi dapat meningkatkan komunikasi pelanggan. Lebih lanjut, hal ini dapat menambahkan unsur yang lebih manusiawi ke dalam interaksi digital.